![]() |
| gunung sindoro |
Kali ini saya akan share perjalanan ke Gunung Sindoro via jalur Sigedang. Maklum, tujuh kali mendaki gunung ini tidak sekalipun saya lewat jalur Kledung. Untuk mencapai desa Sigedang dari arah Wonosobo naik bus jurusan Dieng, turun di pertigaan Rejosari-arah ke Tambi. Selanjutnya bisa jalan kaki atau naik ojek ke desa Sigedang, kurang lebih 4 km. Begitu sampai di Sigedang saya sarankan untuk menuju rumah pak Amin, juru kunci Sindoro. Disini kita mengurus perijinan dan bisa juga mengisi persediaan air karena sepanjang jalur sampai puncak tidak kita jumpai sumber mata air.
Dari desa sigedang perjalanan dilanjutkan ke arah perkebunan teh melewati jalan aspal sekitar 20 menit. Kemudian berbelok ke kanan melewati jalanan berbatu menyusuri perkebunan teh. Diperkebunan teh ini banyak sekali terdapat persimpangan. Bagi pendaki yang belum pernah mendaki Gunung Sindoro melewati jalur ini ada baiknya mencari teman perjalanan yang paham jalur Sigedang. Sepanjang perkebunan terdapat 2 POS dengan bangunan semi permanen yang bisa dipakai untuk istirahat. 2 jam setelah melewati perkebunan teh kita akan sampai pada batas perkebunan dengan hutan. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke POS 3.
Persimpangan menuju perkebunan teh
Puncak Gunung Sindoro terlihat dari perkebunan teh tambi
POS 1 Gunung Sindoro yang berada di perkebunan teh tambi
pos 2 Gunung Sindoro yang berada di perkebunan teh tambi
POS 3 gunung sindoro dengan bangunan rusak
POS 3 berada ditengah tengah perjalanan menuju puncak. Disini terdapat bangunan yang sudah roboh, namun cukup untuk mendirikan 3 tenda dome. Jika fisik kurang mendukung sebaiknya mendirikan camp di pos ini. Karena perjalanan selanjutnya selama 3-4 jam ke puncak kita tidak akan menemukan selter untuk mendirikan tenda. Kurang lebih 2 jam dari sini kita akan sampai di Watu Susu. Watu Susu merupakan 2 buah batu besar yang oleh warga setempat dianggap sebagai buah dada Gunung Sindoro. Menurut kepercayaan warga setempat, Gunung Sindoro adalah gunung perempuan dan suaminya adalah Gunung Sumbing dengan anak Gunung Kembang.
Gunung Sindoro : negeri diatas awan
Dari Watu Susu perjalanan kepuncak masih sekitar 1 sampai 1,5 jam lagi. Melewati jalan bebatuan yang licin dan kadang batu longsor saat kita injak. Pendaki harus hati hati terutama yang berjalan didepan agar tidak membahayakan pendaki di belakangnya. Setelah itu sampailah kita di kawasan puncak Gunung Sindoro.
Di kawasan puncak kita tidak akan bingung untuk mendirikan tenda karena Gunung Sindoro memiliki dataran luas pada puncaknya, sekitar 400x300 meter. Dibagian timur terdapat dua kawah seluas 200x150 meter, dan dibagian barat terdapat dataran Segoro Wedi dan Banjaran dan dua dataran lain yang belum bernama yang merupakan sisa kawah utama. Pada saat curah hujan tinggi kedua kawah ini terdapat banyak air yang bisa kita gunakan untuk minum dan memasak. Genangan air tersebut bersih dan dapat digunakan karena tidak terdapat belerang disini, Gunung Sindoro adalah gunung yang sudah tidak aktif.
catatan : Mulai November 2011 Sindoro aktif kembali, lihat foto terakhir disini
catatan : Mulai November 2011 Sindoro aktif kembali, lihat foto terakhir disini
mandi di kawah gunung sindoro
dataran segoro wedi
sabana di puncak gunung sindoro
jalur sulit menuju kawah
turun ke kawah
kawasan puncak
kawah sindro dilihat dari puncak
tebing kawah gunung sindoro
gunung sindoro dilihat dari gunung sumbing
kawah gunung sindoro
sunrise gunung sindoro
sunrise gunung sindoro
sunrise gunung sindoro
Sekian dulu share dari saya. Untuk kontak juru kunci Gunung Sindoro sudah saya setakan dipostingan ini : Silaturahmi ke Juru Kunci Gunung Sindoro.












Muanteppp... kapan ki aq melu :D
ReplyDeleteAyo sesuk blogger ke Semeru wkekekekek
DeleteMantabz kang!!! aku nek ndeleng foto2ne sampean serasa bernostalgia nang gunung sindoro... Maturnuwun!!!
ReplyDeleteair kawahnya kira2 dalam gak?
ReplyDeletemantab...
ReplyDeletebisa antar saya, rencana mau daki sindoro lewat sigedang tgl 25 februari 2012 ini
ReplyDeleteini no
adji
0813 1986 2765 dr Jkt
@adji kurniawan
ReplyDeletemohon maaf mas, posisi saya sedang di luar jawa,
semoga perjalanannya sukses!!!
Lain kali coba deh naik lewat kledung, gw udah 2 kali lewat kledung mulu, tapi belum pernah lewat sigedang.
ReplyDeletekalo dipikir-pikir, kenapa naik gunung ini sampe 7 kali? apa gak bosan.
Btw, yang mandi di kawah itu siapa? soalnya gw pernah pup di sana. pissssss.....(kebelet)
kereeennn..... pengen lewat tambi.. soalnya sya hanya tau lewat kledung....
ReplyDeletesalam kenal zapt choy..
www.jelajahalamdesa.blogspot.com
08112701544
@Pencinta Alam : Pernah 2 kali lewat kledung, tapi pas turun aja :))
ReplyDeletekalo naik selalu lewat Sigedang :)
@petualangan : Kalo secara akses emang gampang lewat Kledung, turun dari bis langsung nyampe beskem. Kalo tambi mesti sabar nyari angkutan :D
Saya sih biasanya bawa motor hehehe
Salam kenal juga sob :shakehand
kalo bawa motor.. titipnya mtr d mana ???
ReplyDeletejalur ke sigedang jalannya bagus gak..?
thx brother..
@Petualangan: Titip di Rumah pak Amin, juru kuncinya.. kalo jalur termasuk bagus, karena emang termasuk kawasan wisata.
ReplyDeleteMas, untuk pendakian gunung ini apa harus ijin ke Juru Kuncinya ?, ada no kontaknya ?
ReplyDeleteGaluh
083822504441
Terima Kasih
Ini nomernya 081227967705 (Bapak Amin, juru kunci sindoro)
ReplyDeletesebenernya udah saya post juga disini http://blog.ganjar.com/2012/04/silaturahmi-ke-juru-kunci-gunung.html
salam kenal mas.. wihh jalur sigedang mantap !
ReplyDelete